Kehamilan

5 Cara Mengatasi Kulit Kering Saat Hamil

Selama masa kehamilan, Bunda harus lebih ekstra dalam menjaga kelembapan kulitnya. Kulit kering saat hamil adalah hal yang sangat lumrah terjadi karena terjadinya perubahan hormon yang memengaruhi kelembapan serta elastisitas kulit. Selain itu, kulit yang kering ini juga sangat mengganggu karena bisa menjadi penyebab utama gangguan kulit lainnya.

Itu sebabnya Bunda perlu tahu cara-cara yang tepat untuk mengatasi kulit kering saat hamil. Termasuk juga kiat-kiat seperti beberapa langkah perawatan dan menjaga asupan nutrisi yang dibutuhkan kulit dengan baik. Semuanya bisa Bunda baca secara lengkap di bawah ini.

Cukupi kebutuhan air putih dan vitamin

Menjaga konsumsi air putih dan vitamin tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan janin di dalam kandungan selama masa kehamilan. Air putih dan vitamin yang dibutuhkan tubuh ini juga memberi manfaat baik bagi kesehatan Bunda, terlebih untuk menjaga kulit Bunda tetap dalam keadaan terhidrasi agar terhindar dari masalah kulit kering saat hamil.

Selama masa kehamilan, Bunda disarankan untuk meminum air putih paling tidak 2 liter setiap harinya. Selain itu, konsumsi juga banyak buah-buahan dan sayuran yang kaya dengan vitamin E. Vitamin E dapat membantu membuat kulit lebih lembap dan sehat. Bunda bisa mengkonsumsi buah-buahan seperti alpukat, mangga, dan buah kiwi.

Untuk sayuran, Bunda bisa mengkonsumsi bayam dan brokoli yang memang terkenal tinggi kandungan vitamin E. Selain itu, sisipkan juga menu kacang-kacangan, asalkan Bunda tidak memiliki alergi tertentu pada jenis makanan yang satu ini.

Ganti ke sabun batang alami

Setelah menjaga asupan nutrisi, Bunda juga perlu menjaga perawatan kulit dari luar secara benar. Ini bisa dilakukan dengan mengganti sabun yang biasanya Bunda gunakan dengan sabun batang alami. Sebisa mungkin hindari pemakaian sabun yang mengandung alkohol juga pewangi, termasuk pewarna dan bahan-bahan kimia keras.

Bahan-bahan di atas tidak hanya akan membuat kulit kering saat hamil, tetapi juga berpotensi membuat kulit iritasi. Bunda dapat dengan mudah menemukan sabun batang alami yang dijual di pasaran kini. Beberapa dari sabun alami ini biasanya diproduksi secara homemade. Ini artinya, Bunda juga sebenarnya bisa membuat sendiri sabun alami ini.

Cukup siapkan bahan sabun cair yang digunakan untuk bahan dasar sabun, madu mentah, dan sedikit minyak kelapa untuk melembapkan kulit. Lelehkan bahan sabun, lalu dinginkan sebentar sebelum dicetak dan dipotong-potong. Sabun alami buatan Bunda pun siap digunakan. Bunda juga bisa memvariasikan sabun homemade ini dengan bahan-bahan alami lainnya yang baik bagi kulit.

Pakai detergen yang lembut di kulit

Beberapa dari Bunda mungkin tidak sadar kalau detergen juga dapat memperparah kondisi kulit kering saat hamil. Menggunakan detergen yang membuat bahan pakaian jadi kasar bisa membuat kulit iritasi, gatal, bahkan muncul ruam. Jadi, sebaiknya Bunda lebih teliti lagi saat akan membeli detergen. Pilihlah detergen yang memiliki kandungan pelembut untuk pakaian. Detergen dengan pH lebih rendah akan lebih baik untuk digunakan karena detergen jenis ini lebih ramah pada kulit sensitif.

Jangan lupakan pelembap dan tabir surya

Bunda juga perlu menggunakan pelembap dan tabir surya setiap harinya. Dengan begini, masalah kulit kering saat hamil bisa Bunda atasi. Pelembap dan tabir surya tidak hanya menghidrasi kulit kering saat hamil serta mengunci kelembapan, tetapi juga melindungi kulit dari radikal bebas. Ini karena pelembab dan tabir surya dilengkapi dengan kandungan antioksidan yang baik untuk kulit Bunda.

Beberapa pelembap dan tabir surya bahkan ada yang dibuat khusus untuk Bunda yang sedang hamil. Kandungannya pun alami dan aman digunakan bagi ibu hamil. Kulit pun jadi lembap dan terhindar dari masalah kulit kering saat hamil.

Hindari menggaruk untuk mencegah stretch mark

Terakhir, cara untuk mengatasi kulit kering saat hamil yang penting untuk Bunda lakukan adalah dengan tidak menggaruk kulit saat merasa gatal. Kulit yang terasa gatal ini biasanya disebabkan juga karena kulit kering itu tadi. Menggaruk kulit bisa menimbulkan stretch mark di kulit, bahkan membuat kulit mengalami iritasi.

Sejak awal kehamilan, Bunda boleh menggunakan Konicare Natural Stretch Mark Oil untuk menghindari pembentukan stretch marks. Dengan kandungan alami seperti olive oil, argan oil, dan jojoba oil, kulit Bunda akan lebih terjaga kelembapan dan elastisitasnya. Minyak ini juga membantu mengurangi rasa gatal yang Bunda rasakan pada kulit serta mengurangi tampilan stretch marks yang sudah terbentuk.

Ditambah wangi alami dari minyak ini, Bunda akan jadi lebih rileks. Ini karena ada kandungan Citrus paradisi yang punya aroma menyegarkan. Cukup oleskan di area perut, paha, dan payudara setidaknya dua kali sehari setelah mandi.

Artikel Lainnya

Komentar Bunda

MikhaSatria06

terimakasih konicare

dewiratih

thanks

jesicasinambela

nice info

Lihat Komentar Lainnya

Copyright 2009 - 2017 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2017 Konimex.
All right reserved