Bayi

Cara Tepat Atasi Ruam Popok

Keberadaan Popok bayi sangat membantu orang tua dalam melakukan perawatan bayi, terutama ketika sedang mengajak bayi bepergian atau saat bayi tidur dimalam hari. Namun Popok bayi yang terlalu lama dipakai dapat mengakibatkan ruam popok. Ruam popok adalah keadaan ketika kulit bayi menjadi kemerahan. Ruam yang tidak diatasi dengan baik dapat menimbulkan infeksi saat bersinggungan dengan urin maupun feses.

 Cara Tepat Atasi Ruam Popok

Mengatasi ruam popok pada bayi dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Kurangi penggunaan popok sekali pakai Ruam popok banyak yang diakibatkan oleh penggunaan popok gel yang memiliki daya serap tinggi. Untuk menjaga kulit bayi, tetap sehat Bunda bisa menggunakan popok kain yang berbahan katun yang lembut dan mudah menyerap.
  2. Jaga kulit bayi kering & bersih Ruam popok terjadi karena daerah yang tertutup popok basah dan lembab. Untuk menghindari ruam popok, bunda sebaiknya sering mengganti popok bayi. Jika bayi menggunakan popok sekali pakai, sebaiknya diganti setiap 4 jam. Supaya kulit bayi tetap kering dan terjaga kesehatannya, bunda dapat menggunakan Konicare Natural Baby Liquid Powder setiap kali mengganti popok. Oleskan ke daerah lipatan paha dan bokong. Konicare natural baby liquid powder adalah bedak cair yang terbuat dari bahan alami serta mengandung vitamin E yang aman bagi bayi, menjaga kulit bayi tetap kering dan sehat.
  3. Segera atasi ruam popok Jika sudah terlanjur terjadi ruam popok, segera atasi karena ruam popok yang terkena feses atau air seni dapat menimbulkan infeksi. Bunda dapat menggunakan Konicare Natural Baby Diaper Rash Cream yang terbuat dari bahan pilihan untuk membantu menyejukkan kulit yang kemerahan akibat ruam popok. Mengandung ekstrak Aloevera untuk menjaga kulit bayi tetap lembut dan sehat.

Artikel Lainnya

Komentar Bunda

RestuNusra

terimakasih bunda infonya sangat bermanfaat ^^

anisa_elfaronsie

Terimakasih informasinya,,, saya sebagai bunda sangat terbantu sekali

muslikhatun

terimakasih banyak atas informasinya

Lihat Komentar Lainnya

Copyright 2009 - 2017 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2017 Konimex.
All right reserved