Anak

Tips Tepat Untuk Bunda Dalam Mendidik Anak

Memiliki buah hati bukan hanya sekedar memenuhi tuntutan pertanyaan setelah menikah, “kapan punya anak”. akan tetapi ayah dan bunda juga harus mempersiapkan diri dan membuat kesepakatan sedini mungkin mengenai cara mendidik anak. Kerjasama ayah dan bunda dalam mendidik anak sangatlah penting karena mendidik anak bukan merupakan hal yang mudah, kesalahan dalam menerapkan pendidikan pada anak di lingkungan keluarga, akan berdampak besar pada kehidupan anak di kemudian hari. Berikut beberapa tips untuk ayah dan bunda dalam mendidik anak:

1. Kerja sama ayah dan bunda

Sebaiknya diciptakan kesepakatan dan kerja sama yang baik antara ayah dan bunda dalam hal mendidik anak. Ayah dan bunda memiliki peran masing-masing dalam menentukan pola asuh di setiap tahap perkembangan. Misalnya, ketika anak memaksa meminta mainan sambil marah-marah maka sesuai kesepakatan, apakah ayah atau bunda yang menenangkan anak. Tidak semua keinginan anak harus dituruti, agar tidak tercipta sifat egois yang berlebihan pada anak.

2. Ajarkan keterbukaan dan kejujuran

Tanamkan dan berilah contoh mengenai nilai-nilai kebaikan sejak dini, agar kelak anak selalu mengingat dan melakukan segala hal yang baik. Biasakan anak berkata terbuka dan apa adanya mengenai keadaan yang dirasakannya dan kesulitan-kesulitan yang dihadapinya misalnya saat anak mematahkan mainannya maka anak akan berkata jujur pada ayah dan bundanya, dengan begitu ayah dan bunda sudah menanamkan dan mendidik anak untuk berlaku jujur.

3. Libatkan anak dalam mengambil keputusan

Melibatkan anak dalam diskusi untuk setiap hal yang dibutuhkan akan membuat anak merasa dihargai sehingga akan membuat anak memilki rasa percaya diri dan memupuk sifat demokratis. Misalnya saat liburan sekolah akan segera tiba, ajak anak berdiskusi tentang hendak kemana atau ingin melakukan kegiatan apa saat libur sekolah tiba.

4. Tidak dengan kekerasan fisik

Saat ayah dan bunda merasa kesal dan marah akan kelakuan anak, sebaiknya tidak memarahi atau menghukum anak dengan kekerasan fisik, seperti memukul atau mencubit anak. cukup dengan memberi pengertian dengan bahasa yang mudah mereka mengerti, dengan suara yang lembut dan perlahan, anak akan paham letak kesalahan yang dilakukannya. Melakukan hukuman fisik pada anak akan membuat hatinya terluka bukan hanya tubuhnya yang merasakan sakit dan itu akan berdampak pada kehidupannya dimasa datang. Anak akan menjadi orang yang mudah marah, pendendam dan mudah melakukan kekerasan fisik serta menjadi pemberontak dan keras kepala.

Artikel Lainnya

Komentar Bunda

Bilqis

terimakasih infonya bunda :)

Bellanurmadinah

benar sekali ya mamin..

nataliasianipar

sedih bacanya, aku yang suka marah sm anakku, ya ampun... thanks for sharing bunda konicare

Lihat Komentar Lainnya

Copyright 2009 - 2017 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2017 Konimex.
All right reserved