Anak

7 Cara Agar Si Kecil Tak Sakit Pasca Berenang

Berenang mungkin menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan bagi Si Kecil. Selain menyenangkan, aktivitas ini juga dapat membantu perkembangan fisiknya. Namun, ada kalanya berenang juga berisiko dapat menimbulkan penyakit. Selain karena daya tahan anak-anak yang memang belum sekuat orang dewasa, kolam tempat berenang juga terkadang mengandung zat-zat yang tidak baik untuk kesehatan.

Lantas, bagaimana cara menghindari hal tersebut? Yuk , lakukan tujuh hal ini supaya Si Kecil tidak sakit pasca berenang berikut ini, Bunda!

 

Jangan berenang dengan perut kosong

Saat berenang, tentu beberapa anggota tubuh akan bergerak. Jelas hal ini akan membutuhkan energi yang besar, Bunda. Nah, energi dapat diperoleh melalui makanan dan minuman. Untuk itu, pastikan Si Kecil sudah makan sebelum berenang, ya. Satu hal yang perlu diperhatikan, usahakan untuk makan setidaknya satu jam sebelum berenang. Makan di waktu yang terlalu dekat justru akan meningkatkan risiko terjadinya kram perut saat Si Kecil berenang.

 

Lakukan stretching

Meski terasa menyenangkan, sebenarnya renang termasuk aktivitas yang cukup berat. Jika tubuh melakukan aktivitas berat tanpa adanya persiapan terlebih dahulu, tubuh akan rentan cedera. Terutama untuk anak-anak yang persendiannya masih belum terbentuk sempurna. Oleh sebab itu, jangan pernah melewatkan stretching sebelum berenang ya, Bunda.            

Kenakan kacamata renang

Lengkapi perlengkapan berenang Si Kecil dengan memakaikan kacamata renang. Selain terlihat keren, kacamata renang juga akan mencegah air kolam renang masuk ke dalam mata yang akan menyebabkan perih. Selain itu, menggunakan kacamata renang juga akan mencegah rasa pusing yang mungkin timbul di saat berenang dengan mata tertutup.

 

Memberi jeda saat berenang

Si Kecil kemungkinan akan merasa riang saat berenang. Nah, saat merasa senang inilah biasanya ia jadi cenderung mudah mengabaikan rasa lelahnya. Padahal, ini sangat berbahaya bagi anak karena bisa menimbulkan penyakit nantinya. Sebagai solusi, ajak Si Kecil untuk beristirahat di tengah-tengah waktunya berenang. Manfaatkan waktu ini untuk mengoleskan ulang tabir surya pada Si Kecil. Memberi minum di waktu ini juga baik karena bisa menggantikan cairan yang hilang selama mereka berenang.

 

Pastikan Si Kecil tidak menelan air

Kolam renang umum rawan menjadi habitat bakteri cryptosporidium. Bakteri ini dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan dan dehidrasi. Supaya bakteri ini tidak berpindah ke tubuh Si Kecil, selalu pastikan agar ia tidak menelan air dari kolam renang. Beri pengetahuan pada Si Kecil bahwa air kolam renang berbeda dengan air mineral yang biasa mereka minum. Jika Bunda melihat Si Kecil tertelan air kolam renang, berikan air putih dalam kadar yang banyak ya setelah berenang.

 

Jaga temperatur tubuh

Suhu kolam renang yang cenderung lebih rendah dapat membuat suhu tubuh Si Kecil juga menurun. Ditambah dengan beredarnya bakteri jahat di kolam, hal tersebut lantas bisa menimbulkan penyakit flu dan masuk angin. Agar Si Kecil tidak terserang flu setelah berenang, Bunda harus selalu menjaga temperatur tubuhnya.

Salah satu cara untuk menjaga temperatur tubuh Si Kecil adalah dengan mengoleskan Konicare Minyak Telon Plus atau Konicare Minyak Kayu Putih Plus, dengan kandungan cajuput di dalamnya dapat memberikan kehangatan dan menghindarkan si Kecil dari masuk angin.

Nah, sekarang Bunda sudah siap berenang bersama Si Kecil!

 

Photo Credit: pexel

Artikel Lainnya

Komentar Bunda

ifadatun

membantu sekali.. soalnya mengingat anak anak suka berenang juga..

Copyright 2009 - 2017 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2017 Konimex.
All right reserved