Anak

Jangan Dilarang! Ini Manfaat Melibatkan Si Kecil dalam Pekerjaan Rumah

Apa reaksi Bunda saat si kecil ikut terlibat dalam mengerjakan pekerjaan rumah? Sebagian mungkin merasa senang karena artinya si kecil suka membantu. Namun, sebagian Bunda pasti ada yang justru menghentikannya, karena khawatir pekerjaan rumah jadi tidak selesai-selesai atau takut si kecil merusak barang di rumah dan terluka.

 

Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah memiliki segudang manfaat yang bisa membantu dalam pembentukan karakternya. Donna Matthews, Ph.D., psikolog anak dan keluarga penulis buku Beyond Intelligence: Secrets for Raising Happily Productive Kids mengatakan bahwa anak-anak sudah bisa diajak untuk menyelesaikan pekerjaan rumah mulai usia 2 tahun.

Berikut adalah berbagai manfaat yang diperoleh anak ketika dilibatkan dalam tugas rumah tangga:

 

  1. Melatih rasa tanggung jawab

Si kecil yang diajak menyelesaikan pekerjaan rumah akan belajar mengenai rasa tanggung jawab, karena ia turut berpartisipasi dalam melakukan berbagai tugas.

 

  1. Menumbuhkan rasa percaya diri

Saat si kecil selesai mengerjakan pekerjaan rumah dengan baik, ia akan merasa puas dan bangga terhadap dirinya sendiri, sehingga bisa meningkatkan rasa percaya dirinya.

 

  1. Melatih kemandirian

Mengerjakan pekerjaan rumah bisa membuat si kecil terbiasa untuk melakukan tugas yang dapat ia kerjakan sendiri tanpa mengandalkan orang lain. Hal ini tentunya bisa membentuk si kecil menjadi seseorang yang mandiri dan bisa diandalkan.

 

  1. Menumbuhkan rasa empati

Melibatkan si kecil dalam pekerjaan rumah bisa menumbuhkan rasa empatinya, sehingga ia mampu memahami dan menghargai orang lain, menempatkan diri, serta mengolah emosinya dengan baik. Ia juga akan lebih berempati ketika melihat orang lain melakukan pekerjaan yang berat.

 

  1. Melatih komunikasi anak

Mengajak si kecil untuk membantu pekerjaan rumah bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan komunikasinya, mulai dari berbicara, menyampaikan pendapat, dan mengolah informasi dengan tepat.

 

Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah memang berperan dalam membentuk karakternya. Namun, tidak semua jenis pekerjaan rumah bisa diberikan pada si kecil, melainkan harus disesuaikan dengan usia dan kemampuannya.

 

Jika si kecil berusia 2 sampai 3 tahun, Bunda bisa memintanya untuk merapikan mainannya sendiri. Di usia 4 sampai 5 tahun, ajak mereka untuk meletakkan pakaian kotor di keranjang atau meletakan tas atau sepatu ke tempatnya setelah digunakan. Sedangkan di usia yang sudah cukup besar, yaitu 6-11 tahun, Bunda bisa mengajarinya untuk merapikan tempat tidur, merapikan meja makan setelah makan bersama, membantu menyajikan makanan, membuang sampah, menyapu, dan membersihkan permukaan benda.

 

Jangan lupa untuk memberinya pujian saat si kecil dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan pastikan untuk mencuci tangan supaya tidak ada debu dan kotoran yang menempel. Setelah itu, Bunda bisa dan si kecil bisa beristirahat sambil mengoleskan Konicare Minyak Kayu Putih atau Konicare Minyak Telon di badan untuk mengatasi pegal dan lelah setelah menyelesaikan pekerjaan rumah, sehingga Bunda dan si kecil dapat kembali rileks.

 

Copyright 2009 - 2022 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2022 Konimex.
All right reserved