Anak

Cegah Asma Kambuh di Musim Dingin dengan 5 Cara Ini

Memasuki akhir tahun, cuaca semakin dingin karena curah hujan yang semakin tinggi. Bagi para pengidap penyakit asma, tak jarang penyakit dengan ciri sesak napas dan batuk ini berkali-kali kambuh. Tentu asma kambuh bisa mengganggu aktivitas, baik bagi orang dewasa maupun anak kecil.

Rasa tidak nyaman karena tiba-tiba kesulitan bernapas hingga menimbulkan bunyi mengi yang bisa menurunkan produktivitas. Tenang saja Bunda, ternyata ada cara untuk mencegah asma kambuh. Bahkan, cara-cara ini bisa mengurangi mobilitas Bunda ke rumah sakit di tengah pandemi ini. Penasaran cara mencegah asma kambuh di musim dingin? Simak 5 cara berikut ini!

Rutin minum obat resep dokter

Asma adalah penyakit yang membutuhkan perawatan dalam jangka yang panjang. Pertama-tama, Bunda harus memahami jenis asma yang diderita si kecil. Beda asma, beda pula obat yang diberikan oleh dokter. Jika penyakit asma yang diderita mudah kambuh, sebaiknya Bunda memastikan si kecil rutin minum obat resep dokter dan sesekali cek kondisi kesehatan si kecil.

Mengetahui asma yang bisa kambuh kapan saja, Bunda disarankan untuk selalu membawa obat asma ke manapun Bunda dan si kecil bepergian. Setidaknya, inhaler yang membantu meredakan asma kambuh harus selalu ada dalam jangkauan Bunda. Jika obatnya berbentuk obat minum, selalu sediakan obat di dalam P3K yang Bunda bawa ke manapun Bunda pergi.

Hindari alergen dan polusi udara

Tak hanya cuaca dingin, musuh utama pengidap asma adalah alergen dan polusi udara. Alergen adalah pemicu alergi yang memicu asma kambuh. Biasanya, alergen dapat berupa makanan dan bahan kimia tertentu, debu, bulu binatang, hingga infeksi virus. Jika si kecil memiliki asma karena alergi, penting bagi Bunda untuk mengetahui alergen yang memicu asma kambuh, sehingga Bunda bisa menghindarinya.

Bagaimana dengan polusi udara yang sulit dihindari saat Bunda hidup di kota-kota besar? Bunda bisa menggunakan mesin air purifier yang bekerja untuk menjernihkan udara dalam ruangan. Selain itu, Bunda juga dapat menggunakan humidifier untuk menciptakan udara lembap yang mampu mengurangi risiko asma kambuh.

Gunakan scarf atau masker untuk menutup mulut dan hidung

Scarf tak hanya berfungsi untuk menjaga tubuh tetap hangat di kala cuaca dingin, tetapi juga bisa mengurangi risiko asma kambuh yang biasanya terjadi saat suhu menurun. Seorang dokter dari Asthma UK menyatakan bahwa cuaca dingin bisa mengancam nyawa pengidap asma! Itulah sebabnya pengidap asma wajib menggunakan scarf atau masker untuk melindungi bagian mulut dan hidung.

Meski tidak bisa meredakan asma layaknya konsumsi obat, namun gerakan mengenakan scarf atau masker untuk menutup mulut dan hidung ini sudah terbukti dapat mengurangi risiko asma kambuh. Untuk itu, bagi pengidap asma, sebaiknya selalu bepergian dengan scarf yang menutup hidung dan mulut di kala cuaca dingin datang untuk meminimalisir masuknya debu, partikel mikro, dan virus.

Hangatkan tubuh

Usai bepergian di tengah cuaca dingin, sebaiknya Bunda segera menghangatkan tubuh si kecil. Bunda bisa membuatkan teh hangat atau gunakan cara yang lebih mudah untuk menghangatkan tubuh di tengah cuaca dingin, yakni dengan mengusapkan Konicare Minyak Kayu Putih Plus di bagian perut, leher, lengan dan dada si kecil.

Selain menghangatkan, Konicare Minyak Kayu Putih Plus juga terbukti ampuh melindungi si kecil dari gigitan nyamuk dan serangga selama lebih dari 8 jam. Hadir dengan kemasan botol 3 ukuran, Konicare Minyak Kayu Putih Plus ini praktis dan bisa dibawa ke mana saja.

Olahraga ringan

Salah satu penyebab asma kambuh adalah aktivitas yang berat, termasuk olahraga. Namun, bukan berarti Bunda harus melarang si kecil untuk aktif berolahraga. Justru salah satu cara mencegah asma kambuh adalah rutin berolahraga. Sebelum berolahraga, pastikan si kecil memilih olahraga yang sesuai.

Pilih olahraga yang ringan seperti yoga, berenang, jalan kaki, dan bersepeda. Lakukan olahraga-olahraga ini dalam keadaan santai. Jika si kecil sudah mulai kehilangan napas, maka ajak ia untuk beristirahat sejenak. Setelah itu, Bunda bisa kembali mengevaluasi kapasitas tubuh si kecil. Jika sudah merasa tidak kuat, sebaiknya hentikan untuk menghindari asma kambuh.

Meski sering dipandang sebelah mata, asma bisa mengancam nyawa, apalagi di tengah cuaca dingin. Itulah sebabnya Bunda harus melakukan cara pencegahannya dengan baik agar tidak perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit. Jangan lupa untuk mengecek kesehatan paru-paru pengidap asma secara rutin, ya! Dengan mematuhi cara-cara di atas, semoga Bunda bisa mengurangi risiko asma kambuh.

Copyright 2009 - 2017 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2017 Konimex.
All right reserved