Mitos & Fakta

Menguak Seputar Mitos dan Fakta Kehamilan

Banyaknya mitos seputar kehamilan tentu tidak bisa Bunda percayai begitu saja. Apalagi terkadang mitos tersebut tidak terbukti benar berdasarkan fakta yang ada. Ada baiknya Bunda tidak langsung mempercayai mitos yang beredar dan mencari tahu terlebih dahulu fakta di balik mitos tersebut. Kemampuan membedakan mitos dan fakta seputar kehamilan dapat membantu Bunda menjalani kehamilan dengan aman dan lancar. Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Larangan berhubungan intim

Mitos larangan berhubungan intim selama masa kehamilan cukup familiar di telinga Bunda, bukan? Banyak yang percaya bahwa seks selama kehamilan bisa memicu keguguran hingga persalinan. Namun, faktanya mitos tersebut tidak benar karena seks tidak menginduksi persalinan. Bunda dapat melakukan seks dengan pasangan selama kehamilan asal melakukannya dalam posisi yang tidak memberikan banyak tekanan pada perut. Hanya saja, dokter mungkin menyarankan Bunda untuk tidak melakukannya apabila mengalami berbagai komplikasi.

Keharusan makan banyak

Keharusan Bunda makan untuk porsi dua orang selama kehamilan juga merupakan sebuah mitos yang harus dikaji ulang kebenarannya. Faktanya, Bunda memang dituntut mengonsumsi makanan untuk dua orang. Namun, bukan berarti Bunda harus mengonsumsi dua porsi makanan untuk orang dewasa dalam sekali waktu makan. Nyatanya, saat hamil Bunda yang memiliki berat badan normal hanya memerlukan kalori tambahan sebesar 300 kalori per hari yang setara dengan segelas susu krim untuk menunjang pertumbuhan bayi. Jadi, tidak perlu makan yang berlebihan ya, Bunda.

Larangan memelihara kucing

Bunda yang tengah hamil juga dilarang untuk menjauh dan tidak memelihara kucing. Larangan ini merupakan mitos yang menyarankan Bunda mencegah kontak dengan parasit yang berasal dari kucing selama masa kehamilan. Faktanya, Bunda tidak harus menjauh dari kucing. Akan tetapi, perlu Bunda ketahui bahwa mitos ini tidak sepenuhnya sekadar mitos belaka. Kotoran kucing diketahui mengandung virus yang mampu menyebabkan infeksi toksoplasmosis. Jadi, sebaiknya Bunda tidak membersihkan kotoran kucing selama masa kehamilan, ya.

Larangan naik pesawat

Mitosnya, naik pesawat dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan yang disebabkan oleh radiasi yang muncul dari mesin pemindai maupun karena tempat ketinggian. Meskipun terdengar cukup masuk akal, faktanya mesin X-ray atau mesin pemindai tubuh yang terdapat di bandara dan berada di ketinggian dalam pesawat memiliki tingkat radiasi yang kecil, Bunda. Dengan tingkat radiasi tersebut, bisa dipastikan bayi dalam kandungan tidak akan terganggu. Hal tersebut pun sudah dibenarkan pula oleh seorang profesor ahli fetomaternal. Jadi, larangan ini tidak benar. Namun untuk keamanan, Bunda tetap disarankan untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter kandungan Bunda untuk mengetahui kondisi Bunda dan si Kecil di perut sehat dan siap melakukan perjalanan menggunakan pesawat.

Kondisi awal kehamilan

Mitosnya, setiap ibu hamil mengalami kondisi awal kehamilan yang sama. Faktanya, kondisi awal kehamilan setiap Bunda tidak selalu sama. Saat awal kehamilan, biasanya terjadi lonjakan hormon yang membuat ibu hamil mengalami kondisi agak berbeda. Misalnya, keinginan mengonsumsi makanan tertentu, sensitif terhadap aroma tertentu, hingga mulut yang terus memproduksi liur. Nah, tidak semua ibu hamil memiliki kondisi awal kehamilan yang sama. Ibu hamil yang ngidam makanan tertentu belum tentu sensitif terhadap suatu aroma, begitu pun sebaliknya.

 

Itulah beberapa mitos dan fakta kehamilan yang perlu Bunda ketahui. Mitos-mitos di atas hanyalah sedikit dari banyaknya mitos yang beredar, Bunda. Apa pun mitosnya, pastikan Bunda tidak langsung percaya dan memeriksa terlebih dahulu tentang kebenarannya, ya. Semoga bermanfaat!

 

Photo Credit: Pexel

Copyright 2009 - 2017 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2017 Konimex.
All right reserved