Mitos & Fakta

Fakta Seputar Masuk Angin yang Jarang Orang Tahu

Rasa nyeri otot, hidung tersumbat, sakit kepala, menggigil, perut kembung, dan kurang nafsu makan adalah beberapa gejala masuk angin yang paling umum. Sebenarnya, apa itu masuk angin? Apakah benar kalau masuk angin hanya ada di Indonesia? Lalu, apakah masuk angin berbahaya? Pertanyaan-pertanyaan ini pastinya sering muncul di pikiran Bunda, ya.

Sebenarnya, dunia medis pun tidak sepenuhnya bisa menjelaskan fenomena masuk angin. Akan tetapi, ada beberapa fakta soal masuk angin yang harus Bunda pelajari supaya mampu memberi pencegahan dan penanganan yang tepat bila masuk angin datang.

Sama dengan common cold

Istilah masuk angin yang sering dikira sebagai fenomena terlalu banyak angin yang masuk ke tubuh ini sebetulnya tidak benar. Banyak orang juga yang mengira bahwa masuk angin merupakan penyakit yang hanya ada di Indonesia. Padahal, sebetulnya masuk angin, atau secara medis dianggap sebagai malaise, merupakan penyakit yang ada di beberapa belahan dunia juga.

Kalau diartikan ke bahasa Inggris, masuk angin ini serupa dengan common cold, yakni penyakit yang menyerupai gejala masuk angin dan disebabkan oleh infeksi virus. Sementara itu, di Vietnam juga ada istilah trúng gió yang sama dengan gejala masuk angin, serta umumnya diobati dengan cara tradisional, yakni kerokan!

Demam dan pilek bukan gejala masuk angin

“Wah, itu masuk angin. Pasti karena kamu kehujanan kemarin!” Biasanya ungkapan ini sering dilontarkan kepada orang dewasa dan anak-anak yang menunjukkan gejala seperti demam, pilek, hingga diare. Nyatanya, ketiga gejala ini memang bisa dikaitkan dengan masuk angin, namun sudah bisa dikategorikan sebagai gejala flu.

Masuk angin pada dasarnya adalah kondisi tubuh yang lemah dan kurang fit, sehingga tubuh pun jadi rentan terinfeksi berbagai virus. Oleh sebab itu, saat Bunda atau si kecil masuk angin, seringkali juga dibarengi dengan gejala flu. Jika sudah demikian, maka Bunda harus segera memberi obat untuk menyembuhkan sakit flu tersebut, jangan hanya dikerok atau diusapkan dengan campuran minyak dan bawang merah, ya!

Kerokan bukan solusi masuk angin

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kerokan sudah menjadi pilihan banyak keluarga Indonesia dalam menyembuhkan masuk angin. Kerokan dengan koin, tutup balsem, atau sendok pun cukup dianjurkan oleh para pakar kesehatan sebagai cara alternatif untuk menyembuhkan masuk angin karena selain dinilai efektif, juga minim efek samping.

Namun tahukah Bunda bahwa sebenarnya efektivitas kerokan bukan karena Bunda “mengusir” angin yang ada dalam tubuh, melainkan karena efek hangat pada tubuh? Nah, kerokan membuat kulit memerah yang juga menyebabkan pembuluh darah jadi melebar. Kerokan juga membuat tubuh memproduksi lebih banyak hormon beta endorfin.

Jadi, upaya menghangatkan tubuh itulah yang menjadi obat manjur dari masuk angin. Baik itu anak kecil maupun orang dewasa, pastinya akan merasa kesakitan saat dikerok. Maka dari itu, sebaiknya Bunda menggunakan Konicare Minyak Kayu Putih Plus yang secara instan menghangatkan tubuh dan meredakan masuk angin dengan bahan-bahan alami yang terkandung. Konicare Minyak Kayu Putih Plus juga bisa, lho, digunakan untuk mencegah tubuh terserang gejala masuk angin di saat cuaca dingin dan menghangatkan dada serta meredakan perut kembung

Waspada angin duduk

Pernah dengar istilah angin duduk? Penyakit ini sering disamakan dengan masuk angin yang sudah terlalu parah dan bisa menyerang kapan saja, bahkan ketika sedang duduk santai. Sayangnya, anggapan bahwa angin duduk ini sama saja dengan masuk angin, menyebabkan penanganan yang keliru. Angin duduk ini merupakan penyakit jantung koroner dengan nama medis Angina Pectoris.

Tidak bisa disepelekan, angin duduk bisa menyebabkan kematian jika tidak segera dibawa ke rumah sakit dalam 15-30 menit pertama! Jadi, Bunda harus waspadai gejala-gejala seperti nyeri dada yang begitu sakit, tubuh terasa panas, sesak napas, muncul keringat dingin, serta rasa pegal dan lemah di sekujur tubuh.

Itulah beberapa fakta seputar masuk angin yang juga menjawab beberapa mitos yang dipercaya sebagian besar orang Indonesia. Untuk menyembuhkan masuk angin, istirahatlah dengan cukup, minum air putih yang banyak, dan hangatkan tubuh dengan Konicare Minyak Kayu Putih Plus. Jangan tunggu sampai masuk angin semakin parah, karena bisa berujung pada penyakit-penyakit lainnya.

Artikel Lainnya

Komentar Bunda

randika

terima kasih konicare

leonipatiwira

nice info

Widya

sangat bermanfaat

Lihat Komentar Lainnya

Copyright 2009 - 2017 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2017 Konimex.
All right reserved