Mitos & Fakta

Benarkah Ari-Ari Harus Dikubur?

Menurut ajaran orang tua, ari-ari bayi harus dikubur dalam tanah. Bahkan ada yang bilang tempat mengubur ari-ari harus dikasih lampu agar jiwa sang anak terang. Bagaimana sesungguhnya hal ini menurut ilmu medis?

Faktanya: Secara medis, kepercayaan ini tidak ada hubungannya dengan kesehatan, pertumbuhan maupun perkembangan bayi. Jadi, kalaupun ari-ari dibuang begitu saja tidak menjadi masalah. Hanya saja, secara etika, memang ada baiknya jika ari-ari atau plasenta tidak dibuang begitu saja. Bagaimana pun juga, ari-ari merupakan bagian dari tubuh bayi. Ini juga menjadi langkah antisipasi agar tidak ada orang yang akan menyalahgunakan ari-ari dan plasenta ini untuk berbagai tujuan. Pada ari-ari dan tali pusat terdapat jaringan yang bisa dijadikan bahan dasar kosmetik. Selain itu, dalam plasenta maupun tali pusat terdapat stem cell, yang merupakan bibit kloning paling sempurna untuk membuat manusia baru. Tidak heran jika di negara-negara maju sudah dibuat undang-undang yang melarang penggunaan stem cell sebagai bibit kloning.

Artikel Lainnya

Komentar Bunda

apti_naira

iyaa bener ga ngaruh apa2 cm menghindari dimakan hewan kyak kucing lbh baik dikubur sih.

princessmerry

mitos, tp di daerahku bnyk yg praktekkan...

widayantilestary26

lebih baik dikubur ya..biar tdk di salah gunakan.. Thankyou konicare

Lihat Komentar Lainnya

Copyright 2009 - 2017 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2017 Konimex.
All right reserved