Kehamilan

7 Bagian Tubuh yang Rentan Muncul Stretch Mark Pada Ibu Hamil

Meski bukan masalah kesehatan serius, namun munculnya stretch mark pada ibu hamil kerap dirasa mengganggu. Bunda menjadi agak risih dan kurang percaya diri. Sebenarnya, stretch mark ini adalah hal yang wajar, kok. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti berat badan naik selama masa kehamilan, elastisitas kulit berkurang, dan kekurangan nutrisi. Namun, tahukah Bunda bahwa stretch mark tidak hanya muncul di perut, tetapi juga bagian tubuh lain? Yuk, simak ulasan berikut!

Lengan

Bagian lengan adalah di mana stretch mark pada ibu hamil biasa muncul. Area lengan, terutama lengan atas, cenderung mengalami penambahan ukuran yang disebabkan oleh berat badan naik. Bila elastisitas kulit Bunda di area ini tidak terlalu baik, maka akan sangat wajar bila stretch mark muncul. Kerap kali pun, stretch mark tidak dapat Bunda lihat karena tertutup oleh kulit tangan.

Payudara

Selama masa kehamilan, payudara akan mengalami perubahan ukuran serta bentuk. Kondisi ini berhubungan erat dengan produksi air susu yang mulai aktif dilakukan oleh payudara selama masa kehamilan. Tak heran, kalau selama hamil, Bunda akan menemukan stretch mark di bagian tersebut. Garis-garis stretch mark akan Bunda temukan di pangkal payudara dan juga di bagian bawah serta samping.

Pinggul

Terletak sangat dekat dengan perut, pinggul adalah area berikutnya di mana stretch mark pada ibu hamil sering muncul. Sama halnya dengan perut, pinggul akan mengalami peregangan kulit akibat penambahan berat badan, sehingga garis-garis akan muncul di beberapa bagian pinggul. Mulanya memang berupa garis kecil, namun bisa menjalar menjadi stretch mark yang lebih besar.

Paha

Stretch mark pada ibu hamil yang muncul di paha biasanya disebabkan oleh pelebaran kulit atau adanya kontraksi pada kulit yang terjadi sangat cepat. Guratan-guratan halus akan mulai muncul di paha layaknya bekas luka yang cepat berubah seiring dengan berjalannya waktu. Bisa juga stretch mark yang ada di paha Bunda adalah pelebaran dari guratan yang berawal dari perut, lalu menjalar ke pinggul hingga paha. Sekali lagi, ini sangat normal dan wajar ya, Bunda.

Punggung

Penambahan berat badan yang Bunda alami mungkin tidak akan terlihat jelas pada bagian punggung. Area ini seringnya terlihat seperti biasa, sama seperti ketika Bunda belum mengandung si kecil. Akan tetapi, hal tersebut tidak menjamin stretch mark bisa muncul pada area belakang tubuh ini.

Guratan-guratan berpotensi muncul, dimulai dari garis kecil yang bisa menjadi lebar. Namun, tidak semua ibu hamil mengalami stretch mark di bagian punggung. Perubahan yang dialami pada area tubuh tersebut bisa juga berupa permukaan kulit punggung yang lebih kasar daripada saat sebelum masa kehamilan.

Mon Pubis

Mons pubis adalah bagian tubuh di area organ intim, berupa tonjolan lemak di atas labia yang ditutupi oleh rambut-rambut halus. Meski bagian kulit ini tidak mengalami pelebaran atau peregangan akibat bertambahnya berat badan Bunda, namun bisa jadi penyebabnya adalah hormon.

Selama masa kehamilan, banyak hormon aktif diproduksi untuk mendukung perkembangan janin di dalam rahim. Nah, hormon inilah yang jadi faktor penyebab munculnya stretch mark pada ibu hamil di area mons pubis.

Perut

Kalau bagian yang satu ini, Bunda pasti sudah bisa menebak dan mengantisipasinya, bukan? Ya, perut adalah bagian tubuh yang sangat rentan muncul guratan halus yang berujung ke stretch mark. Faktor utamanya, tentu saja bagian perut semakin membuncit dan kulit makin meregang seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan si kecil di dalam rahim. Semakin bertambahnya usia kehamilan, semakin tinggi kemungkinan stretch mark muncul.

Stretch mark pada ibu hamil sangatlah wajar, umum, dan normal terjadi. Bunda tidak perlu khawatir, karena ini bukanlah masalah kesehatan yang akan mengganggu proses tumbuh kembang si kecil di dalam kandungan. Namun, sebagai wanita, pastinya Bunda tetap menginginkan kulit tubuh yang mulus terbebas dari stretch mark, bukan?

Tenang, Bunda bisa kok mencegah terbentuknya stretch mark selama dan setelah masa kehamilan. Caranya adalah dengan rutin mengoleskan Konicare Natural Stretch Marks Oil. Konicare Natural Stretch Marks Oil memiliki kandungan alami argan oil, olive oil, dan citrus paradisi yang mampu mencegah timbulnya stretch mark dengan cara menjaga elastisitas kulit, melembutkan, dan melembabkan kulit tubuh. Pakai sejak awal trimester dua secara rutin dengan mengoleskan dan memijat lembut pada bagian yang rawan muncul guratan-guratan tanda cinta dari si kecil.

Artikel Lainnya

Komentar Bunda

artianfamilia

thanks buat infonya

ayahkembar

makasih infonya

terima kasih bunda konicare

Lihat Komentar Lainnya

Copyright 2009 - 2022 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2022 Konimex.
All right reserved