Perjalanan menjadi seorang ibu selalu membawa banyak perubahan pada tubuh. Ada masa-masa ketika Bunda merasa takjub dengan kekuatan tubuh sendiri, tapi ada juga momen penuh tanya, seperti “Apakah ini normal?”, “Kenapa tubuhku berubah seperti ini?”, “Harus khawatir atau tidak ya?”.
Bumil dan Busui memang mengalami perubahan besar dari kepala hingga kaki. Sebagian terasa wajar, sebagian memunculkan rasa khawatir, dan sebagian lagi sering dibalut mitos. Untuk membantu Bunda lebih tenang menjalani proses ini, berikut rangkuman perubahan fisik yang sering terjadi, lengkap dengan penjelasan fakta vs mitos serta kapan harus ke dokter.
1. Diastasis Recti (Otot Perut Merenggang)
Apa yang Terjadi?
Diastasis recti terjadi ketika otot perut kiri dan kanan merenggang dan terpisah selama kehamilan. Kondisi ini membuat perut tampak tetap menonjol setelah melahirkan, terutama di area atas pusar. Pemisahan terjadi karena peregangan pada linea alba (jaringan ikat tipis yang menghubungkan otot perut kiri dan kanan).
Fakta vs Mitos
Mitos: Diastasis recti hanya terjadi pada ibu yang jarang olahraga.
Fakta: Kondisi ini umum terjadi pada banyak ibu, termasuk yang aktif dan fit.
Mitos: Ini hanya masalah estetika.
Fakta: Pemisahan otot dapat memengaruhi kekuatan inti, memicu nyeri punggung, postur kurang stabil, dan pada beberapa kasus terkait hernia umbilikalis.
Kapan Harus Ke Dokter?
- Perut terasa sangat lemah atau sulit mengangkat benda ringan.
- Ada tonjolan di sekitar pusar yang makin menonjol (curiga hernia).
- Nyeri bawah punggung menetap.
- Celah perut tidak membaik setelah beberapa bulan melahirkan.
Dokter dapat memastikan diagnosis dan memberi rujukan latihan pemulihan otot yang aman.
2. Mastitis (Peradangan pada Payudara)
Apa yang Terjadi?
Mastitis biasanya terjadi pada masa menyusui ketika saluran ASI tersumbat atau ada infeksi. Tandanya: payudara terasa panas, nyeri, dan muncul kemerahan.
Fakta vs Mitos
Mitos: Mastitis hanya terjadi pada Busui yang ASI-nya sedikit.
Fakta: Mastitis bisa terjadi pada semua ibu menyusui, terutama ketika ASI tidak keluar tuntas atau ada bagian payudara yang tidak teraliri ASI dengan baik.
Kapan Harus ke Dokter?
- Demam lebih dari 38℃.
- Nyeri semakin Intens.
- Ada gejala infeksi seperti menggigil atau tubuh sangat lelah.
3. Payudara kendur (Breast Sagging)
Apa yang Terjadi?
Perubahan hormon, peningkatan berat payudara saat hamil, serta bertambahnya usia membuat jaringan kulit dan ligamen payudara meregang.
Fakta vs Mitos
Mitos: Payudara kendur karena menyusui.
Fakta: Proses kehamilan justru penyebab utama. Menyusui tidak secara langsung membuat payudara kendur.
Kapan Harus ke Dokter?
Umumnya tidak butuh penanganan medis. Namun konsultasikan jika:
- Ada benjolan yang tidak hilang setelah menstruasi pasca melahirkan.
- Perubahan bentuk disertai nyeri atau keluar cairan tidak normal.
4. Perubahan kulit & rambut
Apa yang Terjadi?
Rambut rontok setelah melahirkan (postpartum hair loss), kulit tampak lebih kusam, muncul melasma, stretch marks, serta kulit lebih kering atau sensitif. Semua ini normal terjadi karena pengaruh hormon selama hamil dan menyusui.
Di sisi lain, sebagian Bunda justru mengalami pregnancy glow, yaitu kulit tampak lebih cerah dan sedikit kemerahan karena peningkatan aliran darah ke permukaan kulit. Produksi melanin juga meningkat, sehingga pada beberapa Bunda, terutama yang berkulit terang, kulit tampak lebih merona. Tetap disarankan memakai sunscreen karena perubahan pigmen ini membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari.
Fakta vs Mitos
Mitos: Rambut rontok setelah melahirkan terjadi karena kurang nutrisi.
Fakta: Hampir semua Busui mengalaminya akibat perubahan hormon dan ini sangat normal.
Mitos: Pregnancy glow pasti dialami semua ibu hamil.
Fakta: Tidak semua Bunda mengalaminya, karena setiap tubuh merespons hormon dengan cara berbeda.
Mitos: Melasma bisa hilang sepenuhnya setelah melahirkan.
Fakta: Melasma dapat memudar, tetapi butuh perlindungan kulit dan waktu untuk kembali stabil.
Kapan Harus ke Dokter?
- Rambut rontok sangat hebat hingga tampak pitak.
- Ruam kulit menyebar dengan cepat atau ketika muncul gatal ekstrem yang mengganggu aktivitas.
5. Heartburn (Rasa Panas di Dada & Kerongkongan)
Apa yang Terjadi?
Rahim yang membesar menekan lambung, ditambah hormon progesteron yang membuat katup lambung lebih rileks. Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik.
Fakta vs Mitos
Mitos: Heartburn berarti bayi tumbuh terlalu besar.
Fakta: Heartburn adalah efek hormon dan tekanan pada organ, bukan karena ukuran bayi.
Kapan Harus ke Dokter?
Umumnya tidak butuh penanganan medis. Namun konsultasikan jika:
- Heartburn disertai muntah berulang.
- Nyeri dada sangat intens.
- Tidak membaik meski sudah menghindari pemicu.
Dukungan Harian untuk Kenyamanan Bumil & Busui
Selama masa hamil dan menyusui, tubuh Bunda bekerja ekstra sehingga kenyamanan perlu dijaga setiap hari. Untuk memberikan rasa hangat yang pas, Bunda dapat menggunakan Konicare Minyak Kayu Putih yang dibuat dari 100% Oleum Cajuputi berkualitas sehingga lebih jernih, lebih murni. Jika tubuh mulai terasa pegal atau membutuhkan kehangatan ekstra, Konicare Minyak Kayu Putih Hot bisa menjadi pilihan karena sensasi hangatnya lebih intens namun tetap nyaman di kulit. Keduanya dapat menjadi bagian kecil dari rutinitas harian yang membantu tubuh Bunda tetap rileks menghadapi berbagai perubahan fisik sepanjang kehamilan dan menyusui.
Perubahan fisik adalah bagian alami dari perjalanan menjadi seorang ibu. Yang terpenting adalah Bunda tetap mendengarkan tubuh sendiri, menjaga kesehatan mental dan fisik, dan mencari pertolongan medis ketika diperlukan.
Jika Bunda ingin konten parenting lainnya yang lebih mendalam dan hangat, jangan lupa simak video edukasi di VIP Class dengan bergabung ke Bunda VIP Club, ya!
___
Referensi:
Mount Elizabeth Hospital: Perut Pasca Persalinan: Apakah Ini Sebuah Kekhawatiran? [Daring]. Tautan: https://www.mountelizabeth.com.sg/id/health-plus/article/postpartum-belly-diastasis-recti
IDAI: Mastitis: Pencegahan dan Penanganan [Daring]. Tautan: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/mastitis-pencegahan-dan-penanganan
RS Pondok Indah: Kehamilan Trimester 3 dan Berbagai Perubahan yang Dialami Ibu Hamil [Daring]. Tautan: https://www.rspondokindah.co.id/en/news/kehamilan-trimester-ketiga-perubahan-fisik-psikis