Di tengah aktivitas harian yang kadang terasa penuh dan cepat, pelukan sering menjadi hal kecil yang justru paling dibutuhkan Si Kecil. Sentuhan sederhana yang tidak membutuhkan alat, tidak perlu persiapan, cukup kehadiran penuh dari Bunda. Dalam pelukan seperti ini, anak merasa aman, diperhatikan, dan dicintai apa adanya.
Salah satu pendekatan yang banyak dibahas adalah The 20-Second Hug Rule, yaitu memberikan pelukan minimal selama 20 detik agar manfaat emosional dan fisiknya benar-benar bekerja. Durasi singkat, tapi efeknya mendalam bagi rasa tenang dan perkembangan emosinya.
Berikut penjelasan lengkapnya agar Bunda bisa menerapkannya dengan alami di rumah.
1. Apa itu 20-Second Hug Rule
Intinya sederhana: peluk Si Kecil selama 20 detik tanpa melepaskan. Durasi ini bukan angka asal. Clare Parenting menyebutkan bahwa pelukan selama 20 detik dapat menurunkan tekanan darah, detak jantung, dan tingkat stres secara signifikan.
Mengapa 20 Detik?
Karena di titik ini, tubuh mulai melepaskan oksitosin, hormon yang membuat anak merasa aman, tenang, dan terkoneksi dengan orang yang memeluknya. Walaupun penelitian awal dilakukan pada pasangan dewasa, para psikolog menyatakan efek ini juga berlaku baik pada hubungan orang tua–anak, karena sensasi dipeluk memicu insting dasar manusia untuk merasa terlindungi.
2. Manfaat Pelukan untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
- Memberikan Rasa Aman yang Instingtif: Pelukan memicu respons tubuh yang mirip dengan rasa aman saat bayi berada dalam kandungan, yaitu hangat, terlindungi, dan stabil. Ini membuat anak lebih mudah menenangkan diri saat merasa takut atau cemas.
- Membantu Anak Mengatur Emosi: Saat oksitosin dilepaskan, sistem saraf yang bertugas merespons stres menjadi lebih tenang. Hasilnya: tantrum lebih cepat mereda, emosi lebih stabil, dan anak lebih mudah fokus.
- Mendukung Perkembangan Otak: Tubuh yang rileks membantu otak bekerja optimal. Pelukan rutin membuat anak lebih siap menerima stimulasi, belajar hal baru, dan memahami lingkungan dengan lebih baik.
- Meningkatkan Ikatan Bunda–Anak: Pelukan panjang menyampaikan pesan “Bunda di sini, kamu aman.” Ikatan emosional yang kuat ini membangun secure attachment yang akan ia bawa sampai dewasa.
- Lebih Efektif Jika dari Orang Tua: Penelitian menunjukkan bahwa ketika bayi dipeluk orang tuanya, detak jantung mereka lebih menurun dibanding saat dipeluk orang asing. Artinya: pelukan Bunda punya “kode rasa aman” yang tidak bisa digantikan siapa pun.
3. Kapan Waktu Terbaik Memberikan 20-Second Hug?
Tidak harus menunggu momen dramatis, melainkan pelukan terbaik justru bisa dilakukan di rutinitas sederhana ini.
- Saat bangun tidur
- Setelah pulang sekolah
- Sebelum tidur
- Sebelum Bunda berpisah dengan Si Kecil di pagi hari
- Ketika Si Kecil merasa gugup atau kecewa
- Setelah berhasil melakukan hal baru
Bahkan saat tantrum mulai mereda, pelukan 20 detik dapat membantu ia kembali stabil.
4. Tips Menerapkan 20-Second Hug Rule di Rumah
- Turunkan tubuh agar sejajar dengan Si Kecil.
- Peluk sambil tarik napas perlahan, biarkan ritmenya diikuti anak.
- Bisikan kata-kata sederhana seperti “Bunda sayang kamu” atau “Tenang, ada Bunda di sini…”.
- Bunda tidak perlu menghitung keras-keras sampai 20 detik, cukup rasakan momennya.
- Lihat dan hormati batasannya. Jika ia menolak, tunggu waktu lain, ya Bun.
Ingat: pelukan hanya bermanfaat jika anak menginginkannya. Tidak perlu memaksakan batas waktu tertentu.
Dukung Momen Pelukan dengan Sentuhan yang Menghangatkan
Untuk menambah kenyamanan, Bunda dapat mengoleskan Konicare Minyak Telon Extra Lemongrass. Efek aromaterapi yang segar dari essential oil lemongrass membantu menciptakan suasana tenang, serta manfaatnya membantu mencegah perut kembung dan menjaga tubuh Si Kecil dari masuk angin. Sentuhan lembut saat mengoleskannya dapat memperkuat momen bonding sebelum pelukan panjang 20 detik. Dengan tekstur lembut dan mudah meresap, Konicare Minyak Telon Extra Lemongrass membuat rutinitas harian terasa lebih hangat dan penuh kedekatan.
Rutinitas pelukan yang konsisten membantu membangun regulasi emosi, memperkuat bonding, dan mendukung tumbuh kembang Si Kecil. Hadirnya Bunda di momen-momen kecil inilah yang menjadi fondasi rasa percaya dirinya. Yuk, mulai dari hari ini, Bun!
___
Referensi:
Clare Parenting: The 20 Second Hug [Daring]. Tautan: https://clareparenting.ie/early-years/the-20-second-hug/
Fatherly: Why You Should Hug Your Kid For At Least 20 Seconds [Daring]. Tautan: https://www.fatherly.com/parenting/20-second-hug-kids