Tips

4 Cara Mudah Mengusir Nyamuk dari Dalam Rumah

Mendekati akhir tahun, curah hujan yang semakin tinggi semakin memperkuat tanda musim hujan sudah hampir dekat. Musim hujan membuat udara jadi lebih dingin dan lembab, tidak heran kalau nyamuk jadi lebih banyak. Tidak hanya nyamuk, potensi terserang penyakit juga meningkat, terutama penyakit yang disebabkan oleh nyamuk seperti DBD dan Malaria.

Untuk itu, Bunda perlu ekstra hati-hati dalam memastikan rumah dalam kondisi bersih dan nyaman selama musim hujan ini. Ada beberapa cara mengusir nyamuk yang dapat Bunda lakukan untuk menghindari si kecil dari kemungkinan terserang kedua penyakit mematikan tersebut.

Aplikasi pengusir nyamuk dengan gelombang suara

Mungkin Bunda belum terlalu akrab dengan cara mengusir nyamuk yang pertama ini, namun cara ini termasuk praktis untuk dilakukan. Sea Garden adalah perusahaan dari Jepang yang pertama kali mengembangkan aplikasi pengusir nyamuk dengan menggunakan gelombang suara. Aplikasi Mosquito Buster ini dapat Bunda cari di Playstore atau Apple Store dan bisa dengan mudah di-install dalam smartphone Bunda.

Aplikasi ini mengeluarkan suara dengan frekuensi tinggi di antara 17 kHz sampai 19 kHz. Walau frekuensinya sangat tinggi, gelombang suara ini tidak akan mengganggu pendengaran atau bahkan terdengar oleh manusia. Frekuensi gelombang suara ini tidak dapat ditolerir oleh nyamuk, sehingga menjadi cara mengusir nyamuk yang cukup efektif.

Manfaatkan kulit jeruk kering

Selain menggunakan trik modern dan canggih dengan aplikasi mobile tadi, Bunda juga dapat memanfaatkan cara mengusir nyamuk yang jauh lebih tradisional. Manfaatkan kulit jeruk yang biasanya dibuang ini menjadi ramuan pengusir nyamuk. Kandungan senyawa limonen pada kulit jeruk ini sudah terbukti dapat merusak zat yang melindungi sistem pernapasan serangga.

Dengan kata lain, kulit jeruk dianggap efektif membunuh serangga termasuk nyamuk. Bunda dapat menyisihkan kulit jeruk untuk diletakkan di sudut rumah atau ruangan. Bisa juga digantung di antara jendela atau ventilasi. Tetapi perlu Bunda perhatikan, begitu satu-dua hari, kulit jeruk harus diganti atau dibuang karena kulit jeruk yang membusuk sudah tidak mempan lagi menghalau nyamuk.

Pakai lilin aromaterapi lavender

Bunda barangkali sudah tahu kalau bunga lavender sering sekali dijadikan sebagai bahan untuk produksi semprotan pengusir nyamuk. Ini sebabnya juga lavender jadi cara mengusir nyamuk yang sangat efektif. Lavender, terutama yang berwarna ungu (Lavandula angustifolia), merupakan tanaman yang paling banyak digunakan untuk mengusir nyamuk.

Lavender jenis ini juga dibuat menjadi lilin-lilin aromaterapi. Bunda dapat menyalakan lilin aromaterapi dari bunga lavender ini di rumah untuk mengusir nyamuk sekaligus mengharumkan ruangan. Wanginya dapat dinikmati oleh siapa saja karena begitu menenangkan. Minyak atsiri pada lilin lavender ini mengeluarkan aroma yang tidak disukai oleh nyamuk. Aroma inilah yang membuat nyamuk enggan mendekat.

Selain lilin aromaterapi, Bunda juga dapat menggunakan lavender yang sudah diekstrak menjadi minyak atsiri untuk diteteskan di diffuser atau diteteskan di kain kasa lalu dibungkus kain berongga dan digantung di pintu atau jendela rumah. Aroma yang dikeluarkan akan menjaga keluarga tetap aman dari serangan nyamuk.

Gunakan minyak kayu putih

Cara mengusir nyamuk yang juga dapat Bunda andalkan adalah dengan mengoleskan Konicare Minyak Kayu Putih atau Konicare Minyak Kayu Putih Plus. Kedua produk minyak ini aman digunakan, baik untuk anak-anak atau orang dewasa. Selain ampuh mencegah kulit dari gigitan nyamuk, Konicare Minyak Kayu Putih dan Konicare Minyak Kayu Putih Plus juga memberikan rasa hangat yang nyaman saat musim hujan.

Bunda dapat mengoleskannya pada bekas gigitan nyamuk di kulit si kecil. Dengan begitu, rasa gatal akibat gigitan nyamuk dapat diatasi dan bengkak serta ruam kemerahan bisa berangsur-angsur menghilang.

Selain dengan keempat cara mengusir nyamuk di atas, pastikan juga Bunda selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. Bereskan barang-barang yang menumpuk di satu tempat agar tidak jadi tempat nyamuk bersarang. Jika ada barang-barang yang sudah tidak dipakai, sebaiknya disumbangkan atau dibuang agar tidak memenuhi ruangan di dalam rumah. Rumah yang bersih pastinya akan membantu Bunda dalam mengurangi nyamuk.

Artikel Lainnya

Komentar Bunda

Widya

terima kasih infonya

treeika

wah bagus nih tipsnya

Copyright 2009 - 2017 Konimex. All right reserved
Copyright 2009 - 2017 Konimex.
All right reserved