Kesuburan menjadi salah satu hal penting bagi pasangan yang ingin memiliki buah hati. Bagi wanita, memahami kondisi tubuh dan masa subur bisa membantu memperbesar peluang kehamilan. Sayangnya, masih banyak mitos yang beredar seputar kesuburan wanita, bahkan beberapa di antaranya sudah dipercaya turun-temurun. Agar tidak salah langkah, yuk, pahami perbedaan antara mitos dan fakta berikut ini, Bun.
Mitos Seputar Kesuburan Wanita
1. Kesuburan wanita tidak berkaitan dengan berat badan
Banyak yang mengira berat badan tidak berpengaruh terhadap kesuburan. Padahal, kenyataannya berat badan memiliki peran penting. Baik kekurangan maupun kelebihan berat badan dapat memengaruhi keseimbangan hormon yang berperan dalam proses ovulasi.
Penelitian dari Harvard menunjukkan bahwa berat badan yang tidak ideal bukan hanya memengaruhi kesuburan wanita, tetapi juga dapat berdampak pada kualitas sperma pria. Jadi, menjaga berat badan sehat bersama pasangan bisa menjadi langkah awal yang baik untuk merencanakan kehamilan.
2. Kesuburan wanita ditentukan oleh posisi bercinta
Sebagian orang mungkin pernah mendengar bahwa posisi tertentu saat berhubungan dapat meningkatkan peluang hamil. Namun, hal ini tidak terbukti secara ilmiah.
Menurut Dr. Jeff Robert, ginekolog dari Pacific Centre for Reproductive Medicine, tidak ada hubungan antara posisi bercinta dan peluang kehamilan. Yang lebih penting justru adalah hubungan yang sehat, rileks, dan saling menikmati, karena stres justru dapat menghambat proses ovulasi.
3. Mengangkat kaki setelah berhubungan bisa memperbesar peluang hamil
Mitos ini cukup populer dan sering dibicarakan di berbagai forum. Namun, tidak ada bukti medis yang mendukungnya. Sperma yang sehat mampu bergerak menuju sel telur tanpa bantuan posisi tubuh tertentu. Jadi, daripada fokus pada mitos seperti ini, lebih baik Bunda dan pasangan menjaga gaya hidup sehat serta memahami masa subur dengan lebih akurat.
Fakta Seputar Kesuburan Wanita
1. Wanita yang sehat belum tentu subur
Memiliki tubuh sehat memang penting, tetapi tidak selalu berarti tingkat kesuburan juga baik. Ada banyak faktor lain yang berpengaruh, seperti usia, hormon, dan kondisi reproduksi.
Faktanya, satu dari sepuluh pasangan usia subur tetap bisa mengalami kesulitan untuk hamil, meskipun keduanya tampak sehat. Karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter bila Bunda dan pasangan belum juga mendapat kabar bahagia setelah mencoba dalam waktu lama.
2. Masalah kesuburan tidak hanya terjadi pada wanita
Dalam banyak kasus, wanita sering kali merasa bersalah ketika belum juga hamil. Padahal, masalah kesuburan tidak hanya berasal dari pihak wanita. Pria juga bisa memiliki gangguan pada produksi atau kualitas sperma. Kesuburan adalah hasil dari keseimbangan kedua pihak. Maka dari itu, penting bagi pasangan untuk saling mendukung dan menjalani pemeriksaan bersama agar penyebabnya dapat diketahui dengan tepat.
3. Peluang hamil lebih besar bila berhubungan saat ovulasi
Bunda mungkin sudah sering mendengar bahwa masa ovulasi adalah waktu terbaik untuk program hamil. Hal ini memang benar, tetapi tidak berarti harus berhubungan setiap hari saat ovulasi.
Sperma dapat bertahan hingga tiga hari di dalam saluran reproduksi wanita. Jadi, waktu terbaik untuk berhubungan adalah dua hari sebelum ovulasi dan saat ovulasi berlangsung. Dengan begitu, peluang kehamilan bisa lebih optimal tanpa perlu tekanan atau stres.
Langkah Bijak Menuju Kesuburan yang Sehat
Memahami perbedaan antara mitos dan fakta seputar kesuburan dapat membantu Bunda lebih mengenali tubuh sendiri dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Langkah kecil seperti menjaga gaya hidup sehat, rutin memantau masa subur, serta berkomunikasi terbuka dengan pasangan dan dokter bisa menjadi awal perjalanan kehamilan yang lebih tenang dan penuh harapan.
Jika Bunda menyukai artikel seperti ini dan ingin membaca lebih banyak topik seputar kesehatan keluarga, jangan lupa bergabung di Konicare VIP Club, ya! Di sana, Bunda bisa menemukan berbagai inspirasi terbaik dan wawasan yang menenangkan hati, seperti Konicare yang selalu menjadi pilihan terbaik untuk keluarga yang ingin tumbuh dengan penuh kasih.